Manajemen Periklanan
Adalah Suatu sistem yang terdiri dari beberapa
lembaga/organisasi yang saling berinteraksi dan menjalankan peranan yang
berbeda dalam proses periklanan demi mewujudkan sebuah iklan
Adapun lembaga yang
saling berkait adalah :
1.Pengiklan,
2.Biro iklan,
3.Perusahaan
Media
Manajemen periklanan juga mencakup
sebuah proses untuk mengawasi kampanye yang berusaha untuk
menginformasikan dan menarik perhatian konsumen mengenai suatu barang atau jasa
tertentu. Proses ini dimulai dengan tahap pertama dari riset pasar yang
membantu untuk menciptakan strategi periklanan, sebagai kerangka umum untuk
kampanye, penciptaan tertentu dan rencana tindakan peluncuran proyek .
Periklanan yang efektif selalu dimulai dengan melibatkan
diri dalam riset periklanan yang kompeten.Penelitian membantu untuk
mengidentifikasi sektor pasar konsumen yang paling mungkin untuk menanggapi
secara positif produk tertentu. Sebuah Market research yang menhasilkan data yang
berkaitan dengan target market.
Fase berikutnya dari proses manajemen iklan yang berhubungan
dengan memutuskan dengan tepat bagaimana menerapkan data yang dikumpulkan
selama tahap penelitian untuk menentukan iklan seperti apa yang paling cocok. Hal
ini dipengaruhi oleh spesifikasi produk dan sifat pasar. Selanjutnya penentuan
media iklan akan lebih tepat.
Setelah itu, manajemen iklan berfokus pada penciptaan
spesifik dari promosi secara keseluruhan. Ini mungkin melibatkan unsur-unsur
tersebut sebagai pengembangan iklan di berbagai media.
Dari semua lembaga yang berkait, memiliki hubungan yaitu Biro
iklan membuat kampanye iklan untuk pengiklan menggunakan media.
1.
Pengiklan
Adalah pihak yang mengiklankan produk atau jasa yang dihasilkannya dan
membiayai kegiatan periklanan tersebut.
Berfungsi dalam pengambilan keputusan
khususnya yang berkaitan dengan rencana promosi atau pemasaran. Pengiklan perlu
memperhatikan identitas perusahaan, strategi pemasaran, serta produk andalan
dari perusahaan.
2.
Biro Iklan
Membantu pengiklan dalam merencanakan dan
melaksanakan kampanye iklan. Sebagai perancang komunikasi pemasaran, biro iklan
harus memahami bagaimana semua unsure dalam komunikasi pemasaran tersebut
berfungsi demi tercapainya tujuan yang diinginkan.
Peran utama sebuah biro iklan adalah ;
menyusun usulan, merancang pesan, mengkoordinasi pihak ketiga yang membantu
proses dan pelaksanaan produksi materi pesan, melaksanakan kampanye periklanan,
dan melakukan evaluasi terhadap kampanye periklanan tersebut. Namun cakupan
peran biro iklan kian bervariasi.
Biro iklan teridi dari dua kelompok utama;
1.
Biro iklan layanan penuh (full-service agency)
adalah biro iklan yang menyediakan layanan jasa periklanan secara menyeluruh.
2.
Biro iklan layanan sebagian adalah bio iklan
yang hanya memiliki ekspertis pada beberapa jenis layanan saja.
3.
Perusahaan Media
Membantu mempublikasikan pesan yang ingin disampaikan
pengiklan. Media ini terdiri dari media cetak dan elektronik.
Ketiga lembaga diatas menjadi komponen
utama, lalu ada komponen pendukung seperti :
-
Perusahaan riset
Membantu melakukan riset pasar untuk
mengevaluasi iklan dan perilaku pasar. Riset ini juga penting untuk memetakan
kearah mana iklan akan disampaikan . riset tidak selalu terjun ke lapangan,
kadang riset dilakukan dengan brain storming, diskusi atau eksperimen.
Dalam kaitannya dengan pesan periklanan ,
selain ada prauji (pretest) untuk melakukan riset sebelum kampanye, seringkali
dibutuhkan pasca uji (post test) untuk mengvaluasi persepsi khalayak setelah
kampanye berjalan.
-
Perusahaan peranti lunak
Seiring perkembangan teknologi informasi, banyak perusahaan peranti lunak
(software ) yang menawarkan beragam peranti lunak yang akan mempermudah dan
memperlancar operasional biro iklan. Perusahaan- perusahaan ini menyediakan
software khusus periklanan.
Pendukung eksternal
-
Pemasar ajang (event marketer) yaitu perusahaan
komunikasi pemasaran yang memilih spesialisasi menjadi penyelenggara dari
berbagai ajang untuk merek tertentu.
-
Pemasar langsung (direct marketer) yaitu
perusahaan yang bergerak di bidang bisnis pemasaran langsung akan memanfaatkan
basis data (data base) dan teknologi informasi untuk membantu klien-klien
mereka membangun kemitraan jangka panjang yang menguntungkan dengan para
konsumen.
-
Perancang kemasan , perusahaan yang mengkhusskan
diri pada pembuatan kemasan
-
Perancang kemitraan, perusahaan yang memiliki
keahlian untuk membangun kemitraan dengan mitra kerja perusahaan.
-
Pelaksana promosi penjualan, perusahaan
spesialis menyelenggarakan promosi penjualan.
-
Perusahaan desain dan strategi merek, perusahaan
ini menciptakan, mengelola, dan melakukan valuasi atas merek.
-
Studio desain, menjual jasa desain grafis untuk
berbagai keperluan
-
Griya produksi, untuk memperoleh beberapa
ekspertis dari pemasok khusus ini, seperti artis, pengarah film dan produser,
perancang kostum, serta produser musik.
-
Pusat layanan telepon ( call centers),
mempekerjakan sejumlah operator telepon yang bertugas menerima panggilan
(inbound calls) dan mengirim pesan ke konsumen (outbound calls)
-
Perusahaan internet, spesialisasi di bidang
e-commerce dan media interaktif.
Fungsi-fungsi periklanan
— Informing (memberi
Informasi)
— Persuading (mempersuasi)
— Riminding (mengingatkan)
— Adding Value (memberikan nilai
tambah)
—
Assisting (mendampingi)sumber :
Modul manajemen periklanan Mercu Buana
http://www.scribd.com/doc/52910021/PROSES-MANAJEMEN-PERIKLANAN
ebook perilaku periklanan
http://developmentcountry.blogspot.com/2009/10/manajemen-periklanan.html