Minggu, 24 Februari 2013

Manajemen Periklanan

Manajemen Periklanan
Adalah Suatu sistem yang terdiri dari beberapa lembaga/organisasi yang saling berinteraksi dan menjalankan peranan yang berbeda dalam proses periklanan demi mewujudkan sebuah iklan
Adapun  lembaga yang saling berkait adalah :
1.Pengiklan,
2.Biro iklan,
3.Perusahaan Media

Manajemen periklanan juga mencakup sebuah proses untuk mengawasi kampanye yang berusaha untuk menginformasikan dan menarik perhatian konsumen mengenai suatu barang atau jasa tertentu. Proses ini dimulai dengan tahap pertama dari riset pasar yang membantu untuk menciptakan strategi periklanan, sebagai kerangka umum untuk kampanye, penciptaan tertentu dan rencana tindakan peluncuran proyek .

Periklanan yang efektif selalu dimulai dengan melibatkan diri dalam riset periklanan yang kompeten.Penelitian membantu untuk mengidentifikasi sektor pasar konsumen yang paling mungkin untuk menanggapi secara positif produk tertentu. Sebuah Market research yang menhasilkan data yang berkaitan dengan target market.
Fase berikutnya dari proses manajemen iklan yang berhubungan dengan memutuskan dengan tepat bagaimana menerapkan data yang dikumpulkan selama tahap penelitian untuk menentukan iklan seperti apa yang paling cocok. Hal ini dipengaruhi oleh spesifikasi produk dan sifat pasar. Selanjutnya penentuan media iklan akan lebih tepat.
Setelah itu, manajemen iklan berfokus pada penciptaan spesifik dari promosi secara keseluruhan. Ini mungkin melibatkan unsur-unsur tersebut sebagai pengembangan iklan di berbagai media.

Dari semua lembaga yang berkait, memiliki hubungan yaitu Biro iklan membuat kampanye iklan untuk pengiklan menggunakan media.

1.       Pengiklan
Adalah pihak yang mengiklankan  produk atau jasa yang dihasilkannya dan membiayai kegiatan periklanan tersebut.
Berfungsi dalam pengambilan keputusan khususnya yang berkaitan dengan rencana promosi atau pemasaran. Pengiklan perlu memperhatikan identitas perusahaan, strategi pemasaran, serta produk andalan dari perusahaan.

2.       Biro Iklan
Membantu pengiklan dalam merencanakan dan melaksanakan kampanye iklan. Sebagai perancang komunikasi pemasaran, biro iklan harus memahami bagaimana semua unsure dalam komunikasi pemasaran tersebut berfungsi demi tercapainya tujuan yang diinginkan.
Peran utama sebuah biro iklan adalah ; menyusun usulan, merancang pesan, mengkoordinasi pihak ketiga yang membantu proses dan pelaksanaan produksi materi pesan, melaksanakan kampanye periklanan, dan melakukan evaluasi terhadap kampanye periklanan tersebut. Namun cakupan peran biro iklan kian bervariasi.

Biro iklan teridi dari dua kelompok utama;
1.       Biro iklan layanan penuh (full-service agency) adalah biro iklan yang menyediakan layanan jasa periklanan secara menyeluruh.
2.       Biro iklan layanan sebagian adalah bio iklan yang hanya memiliki ekspertis pada beberapa jenis layanan saja.


3.       Perusahaan Media
Membantu  mempublikasikan pesan yang ingin disampaikan pengiklan. Media ini terdiri dari media cetak dan elektronik.

Ketiga lembaga diatas menjadi komponen utama, lalu ada komponen pendukung seperti :

-          Perusahaan riset
Membantu melakukan riset pasar untuk mengevaluasi iklan dan perilaku pasar. Riset ini juga penting untuk memetakan kearah mana iklan akan disampaikan . riset tidak selalu terjun ke lapangan, kadang riset dilakukan dengan brain storming, diskusi atau eksperimen.

Dalam kaitannya dengan pesan periklanan , selain ada prauji (pretest) untuk melakukan riset sebelum kampanye, seringkali dibutuhkan pasca uji (post test) untuk mengvaluasi persepsi khalayak setelah kampanye berjalan.

-          Perusahaan peranti lunak
Seiring perkembangan teknologi informasi, banyak perusahaan peranti lunak (software ) yang menawarkan beragam peranti lunak yang akan mempermudah dan memperlancar operasional biro iklan. Perusahaan- perusahaan ini menyediakan software khusus periklanan.

Pendukung eksternal
-          Pemasar ajang (event marketer) yaitu perusahaan komunikasi pemasaran yang memilih spesialisasi menjadi penyelenggara dari berbagai ajang untuk merek tertentu.
-          Pemasar langsung (direct marketer) yaitu perusahaan yang bergerak di bidang bisnis pemasaran langsung akan memanfaatkan basis data (data base) dan teknologi informasi untuk membantu klien-klien mereka membangun kemitraan jangka panjang yang menguntungkan dengan para konsumen.
-          Perancang kemasan , perusahaan yang mengkhusskan diri pada pembuatan kemasan
-          Perancang kemitraan, perusahaan yang memiliki keahlian untuk membangun kemitraan dengan mitra kerja perusahaan.
-          Pelaksana promosi penjualan, perusahaan spesialis menyelenggarakan promosi penjualan.
-          Perusahaan desain dan strategi merek, perusahaan ini menciptakan, mengelola, dan melakukan valuasi atas merek.
-          Studio desain, menjual jasa desain grafis untuk berbagai keperluan
-          Griya produksi, untuk memperoleh beberapa ekspertis dari pemasok khusus ini, seperti artis, pengarah film dan produser, perancang kostum, serta produser musik.
-          Pusat layanan telepon ( call centers), mempekerjakan sejumlah operator telepon yang bertugas menerima panggilan (inbound calls) dan mengirim pesan ke konsumen (outbound calls)
-          Perusahaan internet, spesialisasi di bidang e-commerce dan media interaktif.

 
Fungsi-fungsi periklanan
— Informing (memberi Informasi)
— Persuading (mempersuasi)
— Riminding (mengingatkan)
— Adding Value (memberikan nilai tambah)
— Assisting (mendampingi)


sumber :
Modul manajemen periklanan Mercu Buana
http://www.scribd.com/doc/52910021/PROSES-MANAJEMEN-PERIKLANAN
ebook perilaku periklanan  
http://developmentcountry.blogspot.com/2009/10/manajemen-periklanan.html