Rabu, 05 September 2012

Segmentasi,Targeting,Positioning,Diferensiasi

Segmentasi
Segmentasi dapat dikatakan peka terhadap pasar , sehingga perusahaan tidak akan ketinggalan ketika ada peluang yang muncul di pasar. Perusahaan harus lihai dalam membaca kondisi pasar sehingga dapat  mengidentifikasi dari segi demografis, geografis, dan psikografis.
Untuk itu perusahaan harus melakukan yang namanya segmentasi pasar, dimana perusahaan dapat menentukan segmen pasar yaitu, sekelompok orang yang memiliki satu atau lebih kesamaan karakter.
Segmentasi pasar sendiri adalah suatu kegiatan membagi pasar dari yang lingkupnya besar ke lingkupnya kecil atau memiliki kesamaan karakteristik,minat,perilaku, maupun gaya hidup sehingga mudah diidentifikasi.
Contoh : Perusahaan Susu untuk anak kecil , namun segmen pasarnya siapa? Apakah batita (bayi dibawah usia tiga tahun), balita (bayi dibawah usia lima tahun), atau untuk usia 5 tahun keatas . untuk mengetahuinya  perusahaan melakukan segmentasi pasar .

Tujuan Segmentasi Pasar
Segmentasi pasar dilakukan agar perusahaan lebih mudah menentukan segmen pasar dimana pasar memiliki perbedaan dan variasi konsumen.
Contoh : Sebuah produk kecantikan ingin mengeluarkan produk bedak khusus wanita untuk wajah. Tetapi produk bedak untuk wajah tidak cuma satu, ada pesaing lain. Sebaiknya agar perusahaan lebih fokus melayani segmen pasar, perusahaan melakukan segmentasi. Untuk mengetahui produk bedak ini untuk wajah wanita yang seperti apa? Yang kusam kah, berminyak kah, atau yang memiliki noda hitam di wajah.

Peran Segmentasi
-          Dengan segmentasi maka akan memberikan gambaran segmen-segmen pasar yang akan dilayani perusahaan.
-          Segmentasi juga memberikan gambaran peta kompetisi untuk menentukan posisi pasar
-          Segmentasi menjadi dasar menentukan komponen strategi entah dalam urusan promosi atau pemasaran.
-          Segmentasi juga memberikan peluang yang besar untuk mengalahkan pesaing dengan melihat pasar dari sudut pandang yang berbeda dari yang dilakukan pesaing.

Dasar Segmentasi
Dasar segmentasi yaitu faktor-faktor yang mempengaruhi tuntutan atau respon pelanggan yang berbeda variabel utama dalam segmentasi yang terdiri dari :
1. Segmentasi Geografi
Pada segmentasi georafi pengelompokan dilakukan berdasarkan faktor geografinya, seperti berdasarkan daerah asal atau tempat tinggal konsumen serta mengetahui social kehidupan di daerah konsumen. Misalnya bandung yang memiliki image kota yang dikenal dengan sebutan paris van java, cocok sebagai wisata belanja membuat beberapa perusahaan yang bergerak di bidang fashion pasti akan melirik bandung sebagai target market.
2. Segmentasi Demografi
Pada segmentasi demografi pengelompokan dilakukan berdasarkan usia, kelamin, keluarga dan siklus hidup, Ras, pendidikan, dan pekerjaan atau penghasilan konsumen. Contoh: Shopie Martin yang target marketnya seorang perempuan (remaja dan dewasa )kelas menengah ke atas . Dan biasanya pelanggannya wanita karir yang memiliki penghasilan besar.
3. Segmentasi psikografi
Pada Psychographic segmentation pengelompokan didasarkan pada karakteristik setiap konsumen, seperti motivasi, kepribadian, persepsi, interest, minat dan sikap.  Contoh : Honda mengeluarkan Sepeda motor skuter  matic Honda Beat untuk kalangan wanita yang lebih girly , apalagi terdapat warna pink yang banyak disukai oleh wanita khususnya remaja yang girly modis.

Syarat Segmentasi Yang Efektif

1. Measurable (terukur)

Measurable berarti segmen pasar  dapat membantu perusahaan dalam mengukur potensi pasar, daya beli konsumen serta ukuran alokasi sumberdaya. Misalnya , Produk makanan bayi usia 6 – 12 bulan tentunya dapat diukur dari berapa kali bayi usia 6 – 12 bulan makan dan seberapa banyak.
2. Substansial (banyak)
Substansial berarti segmen tersebut besar dan profitable untuk dilayani, misalnya the poci yang mendirikan kedai di daerah jakarta yang luas, tentunya menjadi potensi besar terlebih lagi cuaca di Jakarta cenderung panas.
3. Accessible (dapat diakses)
Accessible berarti segmen tersebut harus mudah dijangkau untuk dilayani . Misalnya , Restoran yang menjual makanan khas sunda di Jakarta, sedangkan target utamanya orang sunda yang notabene banyak berdomisili di bandung .
4. Differentiable (dapat dibedakan)
Differentiabel berarti segmen tersebut dapat dibedakan dengan jelas.
5. Actionable (dapat dilayani)
Actionable berarti segmen tersebut dapat dilayani dengan sumber daya yang dimiliki perusahaan. Misalnya kedai es krim di dalam mall yang ditujukan untuk remaja dan anak kecil , tentunya dengan cakupan 1 mall  dengan remaja dan anak kecil yang suka makan es krim masih bisa di perkirakan berapa banyak yang harus dijual.


Manfaat Segmentasi
1. Perusahaan akan tanggap jika ada peluang yang muncul di pasar
2. Dapat mendesign produk yang benar-benar sesuai dengan permintaan pasar.
3. Dapat menentukan strategi periklanan yang paling efektif dan dapat disesuaikan dengan dana perusahaan.
4. Dapat digunakan untuk mengetahui kerekter masing-masing segmen sehingga dapat mengetahui segmen mana yang berpotensi.

Targeting
Targeting berarti sasaran yang dituju. Hal ini merujuk pada target market.
Target market dapat dikatakan segmen pasar  yang menjadi tujuan pemasaran. Yang perlu diingat  sebelum memutuskan segmen mana yang menjadi target market , perusahaan mengevaluasi  apakah  segmen tersebut berpotensi atau tidak . Sebelum menentukan sasaran perusahaan  melakukan beberapa survey  agar proses pemasaran tidak salah sasaran.


Menentukan Target Market

Single Segment Concentration.
Maksudnya perusahaan dapat memilih satu segmen saja  . perusahaan fokus pada satu segmen saja . Misalnya  : Harley Davidson berkonsentrasi hanya pada pasar sepeda motor besar
Multi segment Marketing
Maksudnya Perusahaan memilih dua atau lebih segmen pasar dan menyusun bauran pemasaranyang terpisah bagi setiap segmen tersebut. Strategi ini memberikan manfaat antaralain : volume penjualan, laba dan pangsa pasar yang lebih besar dan skala ekonomis dalam pemasaran.
Contoh : Sepeda United tidak hanya fokus pada pasar sepeda untuk orang dewasa tetapi juga untuk sepeda anak kecil.

Positioning 
Positioning adalah image atau citra yang terbentuk di benak konsumen dari sebuah nama perusahaan. Positioning menyangkut bagaimana sebuah produk dinilai dan dilihat di mata konsumen , serta apa yang bisa membuat konsumen mengingat produk tersebut dan bisa membedakannya dengan produk lainnya. Brand image yang muncul akan menjanjikan konsumen lebih tertarik kepada produk kita disbanding pesaing. Positioning tidak hanya membangun image tetapi juga membangun kepercayaan konsumen dengan menanamkan berbagai informasi, identitas tentang produk di dalam benak konsumen perusahaan sehingga konsumen selalu ingat dengan produk kita . karena inilah positioning cukup berpengaruh bagi keberhasilan perusahaan.

Cara Menentukan Positioning
Dalam menentukan positioning ada empat tahap yaitu:
-      -  identifikasi target, dengan mengidentifikasi maka akan memberikan perusahaan gambaran bagaimana cara yang tepat untuk membangun brand image.contohnya suatu produk kecantikan, harus bisa mengidentifikasi target market sesuai produk yang di tawarkan apakah produk ini untuk memutihkan kulit, atau menghaluskan kulit.
-      - menentukan frame of reference pelanggan, ide / asumsi yang dapat diterima oleh konsumen. Contoh : Hoka – Hoka Bento yang menggunakan ikon sepasang karakter anak-anak dengan gaya gambar manga Jepang, sehingga orang bisa mengingat hokben sebagai restoran masakan jepang.
-      - merumuskan point of differentiation , hal-hal yang harus diperhatikan agar konsumen memilih perusahaan.
Contohnya : es pocong yang dikenal di kalangan masyarakat karena namanya yang aneh dan unik.  Sehingga menarik perhatian konsumen.
-     -   menetapkan keunggulan kompetitif produk  dimana produk tersebut bisa dinikmati sebagai sesuatu yang beda.
-          Contohnya : penjual pop ice A menjual pop ice dengan campuran keju, susu, oreo, dan permen coklat. sedangkan penjual pop ice B dengan harga yang sama hanya menmbahkan keju dan astor saja . tentu penjual pop ice A lebih unggul dan akan lebih diminati.

Dan untuk mengkomunikasikan positioning sebuah produk perusahaan harus memperhatikan faktor-faktor di bawah ini:

1. Be creative , perusahaan harus kreatif untuk mencuri perhatian konsumen atau target market. Contohnya : Sebuah produk susu untuk anak kecil mendesain packaging berbentuk boneka.

2. Simplicity , komunikasi yang disampaikan harus sesederhana dan sejelas mungkin . contoh: dalam iklan bodrex yang menggunakan kata “Bodrex, pilihan utama atasi sakit kepala” ini cukup singkat dan jelas.
3.Consistent yet flexible , perusahaan harus konsisten .
4.Own, dominate, protect , dalam komunikasi perusahaan harus memiliki satu atau beberapa kata ampuh di benak pelanggan . misalnya The Botol Sosro yang menggunakan kalimat “ apapun makanannya, minumnya the botol sosro”
5.User their language dalam mengkomunikasikan positioning perusahaan harus menggunakan bahasa pelanggan. Misalnya : produk makanan ringan untuk anak kecil , maka bahasa yang digunakan yang dimengerti oleh anak kecil.

Diferensiasi

Diferensiasi adalah suatu cara yang dilakukan oleh perusahaan agar produk yang ditawarkan memiliki tempat tersendiri di benak konsumen. Differensiasi ini akan membuat tawaran yang diberikan perusahaan menjadi berbeda. Dengan catatan perusahaan harus memperhatikan content, contex, dan infrastruktur. Content menunjukkan apa yang di sajikan kepada konsumen. Contex adalah bagaimana cara penyajiannya. Infrastruktur lebih kepada teknologi,fasilitas yang diunggulkan.
Contoh : Penjual Jagung bakar ( content ), disajikan dengan lumuran keju dan saos, (contex) , dan cepat saji (infrastruktur).
Diferensiasi dilakukan untuk mengembangkan positioning , dengan diferensiasi maka perusahaan akan memliki tempat tersendiri di benak konsumen.

Diferensiasi produk
Diferensiasi produk adalah kegiatan memodifikasi produk agar lebih menarik. Hal ini memerlukan penelitian pasar agar bisa benar-benar berbeda dari produk pesaing.  Butuh kemampuan bersaing agar pesaing tidak dapat  meniru . Ini dapat dicapai dengan menciptakan produk yang unik.
Contoh : Flashdisk merk Argos Tech mengeluarkan berbagai macam variasi flashdisk berbentuk kartun maupun benda tertentu seperti bentuk gitar, ice cream, keropi, hotdog, mickeymouse, tazmania dll.
Diferensiasi Jasa
Menciptakan produk yang berbeda tidak selalu mudah , sebagai penggantinya perusahaan dapat melakukan diferensiasi jasa dimana perusahaan memberikan pelayanan yang lebih baik dari pesaing dan berusaha untuk konsisten dan selalu meningkatkan mutu dari produk. Misalnya jasa pengiriman produk, customer consulting atau customer service.
Contoh :Ice Cream Walls  memberikan pelayanan untuk membuat konsumen merasa  lebih puas dengan menyediakan tas khusus ice cream agar tidak mencair . Bagi konsumen ini akan menjadi point plus untuk pelayanan walls.
Diferensiasi Personal
Diferensiasi dengan meningkatkan kompetensi karyawan melalui sikap, pengetahuan, sopan santun,credibility, dan responsive.
Contoh : Pelayanan yang diberikan kepada oleh karyawan indomart yang memberi ucapan selamat datang kepada setiap pengunjung yang datang dan mengucapkan terimakasih setelah pengunjung selesai melakukan pembayaran di kasir.
Diferensiasi Image (citra)
Image atau citra adalah karakteristik yang diingat oleh konsumen. Untuk membangun image yang bagus di mata konsumen , perusahaan harus pintar dalam menentukan karakter pembeda yang berpotensi membuat konsumen selalu ingat, dan terus percaya dalam jangka waktu yang lama.
Contoh : Aqua yang sudah membangun brand image sekian lama dan sampai sekarang masih eksis di kalangan masyarakat meskipun banyak bermunculan merk air mineral


Sumber referensi : 
http://rajapresentasi.com/2009/08/segmentasi-targeting-dan-positioning-dalam-manajemen-pemasaran/
http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/08/persyaratan-segmentasi-pasar-yang.html
http://www.scribd.com/doc/66694286/107/Syarat-Segmentasi-Yang-Efektif
 








Selasa, 04 September 2012

Konsep Diri


Pengertian konsep diri

Setiap orang memiliki kemampuan, nilai, yang akan mempengaruhi pembentukan diri. Setiap manusia juga memiliki ide, pikiran, gagasan yang tertanam dalam dirinya mengikuti perkembangan hidupnya. Namun hal yang paling penting yang dimiliki seseorang adalah konsep diri. Konsep diri akan sangat berpengaruh dalam kehidupan sosial seseorang. Ini dikarenakan konsep diri dipengaruhi oleh pengalaman-pengalaman seseorang dalam melakukan interaksi sosial. Konsep diri juga dapat menjadi acuan dalam menjalani interaksi dengan lingkungan, kelak seseorang dapat diterima dan dapat menyesuaikan diri dengan baik. Konsep diri seperti pemahaman seseorang tentang dirinya sendiri. Pemahaman ini meliputi perasaan, sikap, kemampuan, harapan, pemikiran yang mencakup aspek fisik maupun psikis. Yang pasti seberapa paham kita dengan diri kita sendiri yang bisa menjawabnya adalah diri kita sendiri. Konsep diri dapat diartikan sebagai gambaran secara utuh dalam diri seseorang yang membentuk persepsi dan penilaian terhadap dirinya sendiri. Ini berkaitan dengan sudut pandang setiap orang dalam mengenal pribadi masing-masing.


Pembentukan Konsep Diri

Konsep diri tidak langsung terbentuk sejak lahir, namun berkembang seiring berjalannya waktu hingga seseorang mulai mengenal dunia. Dalam perkembangan psikologis manusia, manusia terus mengalami perubahan. Baik itu positif maupun negatif. Perkembangan psikologis mengacu pada tumbuh kembang seseorang sewajarnya pertumbuhan manusia hingga dewasa. Saat seseorang dapat kemampuan dalam berpikir dengan baik, mulai merasakan dan mengerti pribadi dirinya hingga mampu memberikan persepsi, saat itulah konsep diri mulai terbentuk . Karena saat memberikan persepsi, mempengaruhi seseorang menilai dirinya sendiri.
Konsep diri pada dasarnya persepsi mengenai diri sendiri. Persepsi yang dimulai dari diri sendiri lalu sejalannya kita berinteraksi dengan lingkungan maka persepsi yang tadinya dari diri sendiri mulai dipengaruhi dengan nilai-nilai yang kita peroleh setelah kita berinteraksi dengan lingkungan. Konsep diri terus berkembang melalui pemahaman sikap orang lain terhadap kita. Dapat dikatakan konsep diri adalah hasil dari proses interaksi lingkungan sosial seseorang.
Beberapa faktor yang dapat menyebabkan konsep diri menjadi tidak stabil atau berubah yaitu :
-          perubahan fisik, ini akan mempengaruhi penilaian dan perasaan terhadap diri sendiri  perubahan misalnya seseorang yang tadinya badannya kurus tiba tiba jadi gemuk ini akan menimbulkan persepsi baru terhadap diri kita dan muncul pertanyaan-pertanyaan , kok jadi gemuk yaa?, selama ini saya ngapain aja yaa? Pertanyaan – pertanyaan inilah yang akan mengubah pikiran
-          Perubahan lingkungan, ini sudah pasti akan menimbulkan sebuah pengalaman baru, pola pikir baru, sudut pandang baru, tingkah laku yang baru dan masih banyak lagi aspek yang akan mengubah konsep diri kita. Misalnya , seseorang yang biasa hidup mewah tiba tiba harus hidup sederhana, sudah pasti aka nada perubahan dalam diri, karena menyesuaikan keadaan .
-          Perubahan peran, maksudnya adalah peran kita di keluarga atau di masyarakat. Misalnya , seseorang yang tadinya jadi seorang adik , ternyata jadi kakak. Tentu akan membawa pengaruh terhadap orang tersebut setelah menjadi kakak. Entah menjadi lebih dewasa atau lebih dekat dengan keluarga.  

Dimensi – Dimensi Konsep diri

1.      Pengetahuan tentang diri sendiri , ini meliputi data diri yang lengkap mulai dari nama sampai suku bangsa, pokoknya segala jenis data yang berhubungan dengan diri sendiri. Data ini akan berpengaruh pada lingkungan kelompok sosial kita. Lingkungan sosial mana yang cocok dengan kita mana yang enggak. Tidak hanya kelompok sosial tetapi penempatan diri kita dengan  kelompok-kelompok tertentu.
2.      Pengharapan mengenai diri sendiri yaitu pandangan yang mungkin akan terjadi pada diri seseorang di masa depan. Harapan ini sangat individual tergantung sejauh mana seseorang memandang harapan dirinya sendiri. Namun, jika kita mempunyai tekad dan harapan, jangan jadikan sebagai mimpi yang semu tapi jadikanlah mimpi yang nyata.
3.      Penilaian tentang diri sendiri berupa penilaian apakah harapan kita sesuai dengan standar kemampuan kita atau tidak . Karena keberhasilan seseorang dalam mencapai keinginannya yang dapat menentukan adalah dirinya sendiri. Jika seseorang mengenal dirinya dengan baik maka orang itu pasti akan tahu mana yang pantas dengannya dan mana yang tidak . Karena tahu diri itu cukup penting untuk menjaga harga diri.

Sumber Informasi untuk Konsep Diri 
     
1.      Orang tua
Orang tua tentunya menjadi sumber informasi yang paling utama bagi setiap orang. Karena sejak kecil pastinya orang tua selalu memberikan berbagai informasi yang berguna untuk kehidupan anak. Dan semua itu akan terus berpengaruh untuk seterusnya selama hidup. Orang tua juga membantu setiap anaknya dalam pembentukan kepribadian, membantu memenuhi kebutuhan anak, sampai membantu menemukan potensi dalam diri anak yang berguna untuk masa depan.
2.      Teman sebaya
Manusia adalah makhluk sosial yang selalu membutuhkan orang lain. Oleh karena itu teman sebaya cukup berpengaruh dalam pembentukan konsep diri. Karena selama kita berinteraksi dengan teman kita, banyak hal yang masuk ke dalam diri kita yang membuat persepsi lain terhadap diri kita sendiri. Hal ini dapat terus berlangsung dalam interaksi sosial kita.
3.      Masyarakat
Lingkungan masyarakat memiliki peranan tersendiri dalam pribadi seseorang. Seseorang harus mampu beradaptasi dengan lingkungan masyarakatnya. Karena proses adaptasi inilah yang membuat konsep diri seseorang dapat berubah. Dan biasanya pembentukan karakter seseorang tumbuh sesuai keadaan lingkungannya seperti apa. Tapi jika seseorang dapat menolak penilaian yang terlontar dari masyarakat maka konsep diri masih terjaga karena kita tidak mengikuti apa yang di nilai masyarakat terhadap kita.
4.      Belajar
Belajar adalah proses masuknya ilmu pengetahuan dan segala informasi yang nantinya akan diolah sendiri oleh masing-masing pribadi. Tentunya informasi yang masuk akan menjadi faktor penentu berubah atau tidaknya konsep diri.

Jenis – jenis Konsep diri
  
Konsep diri Positif
Konsep diri positif berarti seseorang dapat memahami dirinya sendiri dengan baik. Dengan begitu seseorang bisa belajar dari tiap pemahaman diri yang didapat untuk dievaluasi secara bertahap agar kedepannya bisa lebih baik. Jika seseorang bisa bepikir positif terhadap dirinya sendiri maka menerima diri apa adanya akan jauh lebih baik. Dan seseorang akan lebih berani dan percaya diri menghadapi hidupnya selama orang itu menjalani hidupnya sesuai dengan keinginan dan kemampuan dirinya.
Konsep diri negatif
Sesuai dengan namanya konsep diri negatif berarti selalu berpikir negatif tentang diri sendiri. Konsep diri negatif terjadi karna rasa kecewa dan tidak percaya terhadap diri sendiri .Orang yang memiliki konsep diri yang tidak stabil akan selalu merasa dirinya tidak bisa melakukan sesuatu apapun yang berharga . Jadi , sulit baginya memdapatkan harapan yang sesuai karena selalu menganggap dirinya tidak bisa apa-apa. Sekalipun orang itu menyusun harapan sedemikian rupa , pada kenyataannya orang itu akan selalu gagal.

## Orang-orang yang mempunyai konsep positiflah yang dapat mencapai aktualisasi diri , karena orang yang memiliki konsep diri positif dapat lebih menghargai diri sendiri dan mencintai diri sendiri sehingga aka ada energi positif untuk mengaktualisasikan diri. Berbeda dengan orang yang konsep dirinya negatif , mereka hanya akan sibuk dengan pikiran negatifnya dan tidak menjadi lebih baik.



***Just Be Your Self***