Selasa, 04 September 2012

Konsep Diri


Pengertian konsep diri

Setiap orang memiliki kemampuan, nilai, yang akan mempengaruhi pembentukan diri. Setiap manusia juga memiliki ide, pikiran, gagasan yang tertanam dalam dirinya mengikuti perkembangan hidupnya. Namun hal yang paling penting yang dimiliki seseorang adalah konsep diri. Konsep diri akan sangat berpengaruh dalam kehidupan sosial seseorang. Ini dikarenakan konsep diri dipengaruhi oleh pengalaman-pengalaman seseorang dalam melakukan interaksi sosial. Konsep diri juga dapat menjadi acuan dalam menjalani interaksi dengan lingkungan, kelak seseorang dapat diterima dan dapat menyesuaikan diri dengan baik. Konsep diri seperti pemahaman seseorang tentang dirinya sendiri. Pemahaman ini meliputi perasaan, sikap, kemampuan, harapan, pemikiran yang mencakup aspek fisik maupun psikis. Yang pasti seberapa paham kita dengan diri kita sendiri yang bisa menjawabnya adalah diri kita sendiri. Konsep diri dapat diartikan sebagai gambaran secara utuh dalam diri seseorang yang membentuk persepsi dan penilaian terhadap dirinya sendiri. Ini berkaitan dengan sudut pandang setiap orang dalam mengenal pribadi masing-masing.


Pembentukan Konsep Diri

Konsep diri tidak langsung terbentuk sejak lahir, namun berkembang seiring berjalannya waktu hingga seseorang mulai mengenal dunia. Dalam perkembangan psikologis manusia, manusia terus mengalami perubahan. Baik itu positif maupun negatif. Perkembangan psikologis mengacu pada tumbuh kembang seseorang sewajarnya pertumbuhan manusia hingga dewasa. Saat seseorang dapat kemampuan dalam berpikir dengan baik, mulai merasakan dan mengerti pribadi dirinya hingga mampu memberikan persepsi, saat itulah konsep diri mulai terbentuk . Karena saat memberikan persepsi, mempengaruhi seseorang menilai dirinya sendiri.
Konsep diri pada dasarnya persepsi mengenai diri sendiri. Persepsi yang dimulai dari diri sendiri lalu sejalannya kita berinteraksi dengan lingkungan maka persepsi yang tadinya dari diri sendiri mulai dipengaruhi dengan nilai-nilai yang kita peroleh setelah kita berinteraksi dengan lingkungan. Konsep diri terus berkembang melalui pemahaman sikap orang lain terhadap kita. Dapat dikatakan konsep diri adalah hasil dari proses interaksi lingkungan sosial seseorang.
Beberapa faktor yang dapat menyebabkan konsep diri menjadi tidak stabil atau berubah yaitu :
-          perubahan fisik, ini akan mempengaruhi penilaian dan perasaan terhadap diri sendiri  perubahan misalnya seseorang yang tadinya badannya kurus tiba tiba jadi gemuk ini akan menimbulkan persepsi baru terhadap diri kita dan muncul pertanyaan-pertanyaan , kok jadi gemuk yaa?, selama ini saya ngapain aja yaa? Pertanyaan – pertanyaan inilah yang akan mengubah pikiran
-          Perubahan lingkungan, ini sudah pasti akan menimbulkan sebuah pengalaman baru, pola pikir baru, sudut pandang baru, tingkah laku yang baru dan masih banyak lagi aspek yang akan mengubah konsep diri kita. Misalnya , seseorang yang biasa hidup mewah tiba tiba harus hidup sederhana, sudah pasti aka nada perubahan dalam diri, karena menyesuaikan keadaan .
-          Perubahan peran, maksudnya adalah peran kita di keluarga atau di masyarakat. Misalnya , seseorang yang tadinya jadi seorang adik , ternyata jadi kakak. Tentu akan membawa pengaruh terhadap orang tersebut setelah menjadi kakak. Entah menjadi lebih dewasa atau lebih dekat dengan keluarga.  

Dimensi – Dimensi Konsep diri

1.      Pengetahuan tentang diri sendiri , ini meliputi data diri yang lengkap mulai dari nama sampai suku bangsa, pokoknya segala jenis data yang berhubungan dengan diri sendiri. Data ini akan berpengaruh pada lingkungan kelompok sosial kita. Lingkungan sosial mana yang cocok dengan kita mana yang enggak. Tidak hanya kelompok sosial tetapi penempatan diri kita dengan  kelompok-kelompok tertentu.
2.      Pengharapan mengenai diri sendiri yaitu pandangan yang mungkin akan terjadi pada diri seseorang di masa depan. Harapan ini sangat individual tergantung sejauh mana seseorang memandang harapan dirinya sendiri. Namun, jika kita mempunyai tekad dan harapan, jangan jadikan sebagai mimpi yang semu tapi jadikanlah mimpi yang nyata.
3.      Penilaian tentang diri sendiri berupa penilaian apakah harapan kita sesuai dengan standar kemampuan kita atau tidak . Karena keberhasilan seseorang dalam mencapai keinginannya yang dapat menentukan adalah dirinya sendiri. Jika seseorang mengenal dirinya dengan baik maka orang itu pasti akan tahu mana yang pantas dengannya dan mana yang tidak . Karena tahu diri itu cukup penting untuk menjaga harga diri.

Sumber Informasi untuk Konsep Diri 
     
1.      Orang tua
Orang tua tentunya menjadi sumber informasi yang paling utama bagi setiap orang. Karena sejak kecil pastinya orang tua selalu memberikan berbagai informasi yang berguna untuk kehidupan anak. Dan semua itu akan terus berpengaruh untuk seterusnya selama hidup. Orang tua juga membantu setiap anaknya dalam pembentukan kepribadian, membantu memenuhi kebutuhan anak, sampai membantu menemukan potensi dalam diri anak yang berguna untuk masa depan.
2.      Teman sebaya
Manusia adalah makhluk sosial yang selalu membutuhkan orang lain. Oleh karena itu teman sebaya cukup berpengaruh dalam pembentukan konsep diri. Karena selama kita berinteraksi dengan teman kita, banyak hal yang masuk ke dalam diri kita yang membuat persepsi lain terhadap diri kita sendiri. Hal ini dapat terus berlangsung dalam interaksi sosial kita.
3.      Masyarakat
Lingkungan masyarakat memiliki peranan tersendiri dalam pribadi seseorang. Seseorang harus mampu beradaptasi dengan lingkungan masyarakatnya. Karena proses adaptasi inilah yang membuat konsep diri seseorang dapat berubah. Dan biasanya pembentukan karakter seseorang tumbuh sesuai keadaan lingkungannya seperti apa. Tapi jika seseorang dapat menolak penilaian yang terlontar dari masyarakat maka konsep diri masih terjaga karena kita tidak mengikuti apa yang di nilai masyarakat terhadap kita.
4.      Belajar
Belajar adalah proses masuknya ilmu pengetahuan dan segala informasi yang nantinya akan diolah sendiri oleh masing-masing pribadi. Tentunya informasi yang masuk akan menjadi faktor penentu berubah atau tidaknya konsep diri.

Jenis – jenis Konsep diri
  
Konsep diri Positif
Konsep diri positif berarti seseorang dapat memahami dirinya sendiri dengan baik. Dengan begitu seseorang bisa belajar dari tiap pemahaman diri yang didapat untuk dievaluasi secara bertahap agar kedepannya bisa lebih baik. Jika seseorang bisa bepikir positif terhadap dirinya sendiri maka menerima diri apa adanya akan jauh lebih baik. Dan seseorang akan lebih berani dan percaya diri menghadapi hidupnya selama orang itu menjalani hidupnya sesuai dengan keinginan dan kemampuan dirinya.
Konsep diri negatif
Sesuai dengan namanya konsep diri negatif berarti selalu berpikir negatif tentang diri sendiri. Konsep diri negatif terjadi karna rasa kecewa dan tidak percaya terhadap diri sendiri .Orang yang memiliki konsep diri yang tidak stabil akan selalu merasa dirinya tidak bisa melakukan sesuatu apapun yang berharga . Jadi , sulit baginya memdapatkan harapan yang sesuai karena selalu menganggap dirinya tidak bisa apa-apa. Sekalipun orang itu menyusun harapan sedemikian rupa , pada kenyataannya orang itu akan selalu gagal.

## Orang-orang yang mempunyai konsep positiflah yang dapat mencapai aktualisasi diri , karena orang yang memiliki konsep diri positif dapat lebih menghargai diri sendiri dan mencintai diri sendiri sehingga aka ada energi positif untuk mengaktualisasikan diri. Berbeda dengan orang yang konsep dirinya negatif , mereka hanya akan sibuk dengan pikiran negatifnya dan tidak menjadi lebih baik.



***Just Be Your Self***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar